Januari 5, 2011

PKG Gugus Sekolah sebagai wadah

oleh kulaisun

Latar BelakangPada era globalisasi , pembangunan di bidang pendidikan merupakan bagian yang sangat mendasar dalam mencetak sumber daya manusia. Pembangunan kualitas sumber daya manusia perlu melaksanakan secara terpadu dan terarah, program – program pendidikan harus peka dan aspiratif terhadap perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang kehidupan sehingga kemampuan menguasai ilmu pengetahuan meningkat guna menghadapi tantangan zaman.Bagi bangsa Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang – Undang Dasar 1945 , dilakukan melalui sekolah sebagai jasa pelayanan pendidikan . Pendidikan Nasional sebagai wahana untuk mencetak generasi muda yang baik dan berkualitas yauti sebagai wahana untuk mencetak generasi muda yang baik dan berkualitas yaitu manusia pembangunan yang Pancasilais sehat jasmani , rohani memiliki pengetahuan dan ketrampilan dapat mengembangkan kreatifitas dan bertanggung jawab , dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa, dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur mencintai bangsa dan sesama manusia .TAP MPR Nomor : II/MPR/1993 menyatakan bahwa Tujuan Pendidikan Nasional adalah untuk meningkatakn kualitas sumber daya manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa , berbudi pekerti luhur, kepribadian , berdisiplin, bekerja keras, tangguh , bertanggungnjawab, mandiri, cerdas dan terampil serta sehat jasmani dan rohani.Mengacu pada tujuan tersebut di atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah berupaya melakukan berbagai usaha peningkatan mutu personil aatau peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola pendidikan .,khususnya di Sekolah dasar (SD ) . Usaha kongkrit yang dilaksanakan anatar lain dengan Sistem Pembinaan Profesional (SPP) guru, meningkatkan mutu personil tenaga kependidikan yang diharapkan dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar.PKG Gugus Sekolah sebagai wadah perlu dikelola dengan baik dan dikembangkan terus pertumbuhannya, sehingga dapat berfungsi secara efektif. Hal ini perlu ditempuh karena kondisi tenaga kependidikan di SD saat ini masih memerlukan upaya pembinaan dan peningkatan mutu melalui pemberian bantuan professional seiring dengan lajunya perkembangan kemajuan IPTEK.

Desember 14, 2010

ingarso sung tulodo ing madya mangun karso tutwuri handayani

oleh kulaisun

Kalimat bijak ini dimaksudkan untuk satu orang, bahwa dalam bertindak ia harus mengikuti situasi dan kondisi, karena pada hakekatnya manusia harus mampu memerankan berbagai peran yang berbeda sesuai keadaan atau orang yang dihadapinya,
misalnya sebagai pimpinan dia harus memberikan teladan yang baik, sehingga dapat ditiru bawahannya, disamping berfungsi mengajar, teladan yang baik juga meningkatkan kepatuhan bawahannya.
sebagai pemimpin ia juga harus mampu membangkitkan semangat kerja, terutama bawahan pada level menengah (menejer operasional), sehingga bawahan terbangkit kreatifitasnya untuk menerjemahkan strategi menjadi langkah nyata yang dapat diimlementasikan.
terakhir sebagai pemimpin ia harus turun ke lapisan paling bawah, untuk memberi semangat, untuk menunjukkan bahwa ia sebagai pimpinan tau dan memperhatikan semua bawahannya saat melaksanakan tugas, sehingga ia pun akan tau siapa kelak yang akan di reward atau di punish.

Jadi secara tersirat Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani berarti figur seorang pemimpin yang baik adalah disamping menjadi suri tauladan atau panutan bagi bawahan, tetapi juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral dari belakang agar bawahan dalam melaksanakan tugasnya dengan ketulusan dan bukan paksaan.

 

 

kalimat bijak ini dimaksudkan untuk satu orang, bahwa dalam bertindak ia harus mengikuti situasi dan kondisi, karena pada hakekatnya manusia harus mampu memerankan berbagai peran yang berbeda sesuai keadaan atau orang yang dihadapinya, misalnya sebagai pimpinan dia harus memberikan teladan yang baik, sehingga dapat ditiru bawahannya, disamping berfungsi mengajar, teladan yang baik juga meningkatkan kepatuhan bawahannya. sebagai pemimpin ia juga harus mampu membangkitkan semangat kerja, terutama bawahan pada level menengah (menejer operasional), sehingga bawahan terbangkit kreatifitasnya untuk menerjemahkan strategi menjadi langkah nyata yang dapat diimlementasikan.
terakhir sebagai pemimpin ia harus turun ke lapisan peling bawah, untuk memberi semangat, untuk menunjukkan bahwa ia sebagai pimpinan tau dan memperhatikan semua bawahannya saat melaksanakan tugas, sehingga ia pun akan tau siapa kelak yang akan di reward atau di punish.
Jadi secara tersirat Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani berarti figur seorang pemimpin yang baik adalah disamping menjadi suri tauladan atau panutan bagi bawahan, tetapi juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral dari belakang agar bawahan dalam melaksanakan tugasnya dengan ketulusan dan bukan paksaan.